Muhammadiyah Kedungwuni Godok Pembagian Lahan Wakaf ICMU Tosaran Seluas 5.217 Meter Persegi
“PERKUAT SINERGI AMAL USAHA, PCM KEDUNGWUNI MAKSIMALKAN POTENSI WAKAF UNTUK SENTRA DAKWAH DAN PENDIDIKAN. ”
KEDUNGWUNI – Pimpinan
Cabang Muhammadiyah (PCM) Kedungwuni terus menunjukkan langkah strategis dalam
menata aset dan pengembangan infrastruktur dakwah. Langkah konkret tersebut
diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Penggunaan Lahan Tanah Wakaf Islamic
Center Muhammadiyah (ICMU) Tosaran, Kedungwuni, yang berlangsung khidmat di
Kantor PCM Kedungwuni lantai 2 pada Jumat (14/08/2026).
Pertemuan penting yang digelar
mulai pukul 19.30 hingga 21.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Harian
(PH) PCM Kedungwuni, perwakilan Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah (PAYM)
Kedungwuni, serta pengurus SMK Muhammadiyah Kedungwuni. Agenda utama malam itu
difokuskan pada penguatan silaturahmi antara pimpinan cabang dengan unsur
pembantu pimpinan dan pengelola amal usaha, sekaligus merumuskan pembagian
lahan strategis demi kemajuan persyarikatan.
Strategi Penataan Aset di Atas
Lahan 5.217 Meter Persegi
Fokus pada rapat koordinasi ini
adalah pembahasan rinci mengenai alokasi dan pembagian lahan tanah wakaf ICMU
Tosaran yang memiliki luas total mencapai 5.217 m2. Lahan yang
sangat strategis tersebut diproyeksikan untuk mengakomodasi kebutuhan perluasan
fasilitas fisik bagi dua amal usaha utama, yakni kompleks bangunan SMK
Muhammadiyah Kedungwuni dan PAYM Kedungwuni.
Selain memetakan peta bangunan,
forum ini juga menjadi wadah sinkronisasi program kerja antaramal usaha agar
pembangunan fisik yang direncanakan berjalan efektif, terintegrasi, dan saling
mendukung. Puncak dari rangkaian rapat koordinasi tersebut ditandai dengan
penyerahan secara resmi Surat Keputusan (SK) penggunaan lahan ICMU Kedungwuni
kepada pihak-pihak pengelola yang bersangkutan.
Ketua Pimpinan Harian PCM
Kedungwuni, Mustami’an, dalam arahannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam
atas terselenggaranya pertemuan yang dikemas dalam suasana hangat dan
kekeluargaan (rahat) tersebut. Ia menekankan bahwa penataan aset wakaf
ini merupakan momentum penting untuk menyatukan gerak langkah seluruh elemen
persyarikatan di Kedungwuni.
"Alhamdulillah, kita bisa
berkumpul dan rahat dalam forum Rapat Koordinasi Penggunaan Lahan Tanah
Wakaf ICMU Tosaran Kedungwuni dalam keadaan sehat tanpa suatu kekurangan
apapun," ujar Mustami’an di hadapan para peserta rapat.
Menyatukan Visi dan Misi Syiar
Dakwah
Mustami’an menambahkan, luas
lahan yang mencapai lebih dari lima ribu meter persegi ini harus dikelola
dengan perencanaan yang matang. Ia mengajak seluruh pimpinan dan pengelola amal
usaha untuk menanggalkan ego sektoral dan bersama-sama menyatukan visi demi
kepentingan dakwah Islam berkemajuan di wilayah Kedungwuni.
Secara tidak langsung, ia
memaparkan bahwa pemetaan tata ruang ini tidak boleh dilakukan secara
sembarangan. Setiap jengkal tanah wakaf harus dioptimalkan fungsinya agar kelak
memberikan kenyamanan maksimal bagi para anak asuh panti asuhan maupun para
siswa yang menimba ilmu di SMK Muhammadiyah.
Ia menegaskan bahwa pembahasan
mendalam mengenai pembagian lahan ini dipandang perlu agar setiap unit bangunan
memiliki proporsi yang jelas dan ideal. Dengan adanya perencanaan tata letak
yang matang, persyarikatan akan memiliki payung hukum serta dasar administratif
yang kuat dalam mendirikan dan mengembangkan sarana prasarana pendidikan maupun
sosial.
"Agenda pada kali ini adalah
pembagian lahan tanah wakaf guna pembangunan PAYM Kedungwuni dan SMK
Muhammadiyah Kedungwuni. Untuk itu, ayo kita satukan visi dan misi untuk
langkah syiar dakwah kita terkhusus di wilayah Kedungwuni," ajak
Mustami’an penuh semangat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa
langkah tertib administrasi ini mutlak diperlukan agar seluruh amal usaha
Muhammadiyah di Kedungwuni memiliki legalitas operasional yang kokoh, sehingga
ke depannya mampu melompat lebih jauh dalam memberikan pelayanan terbaik bagi
umat dan masyarakat luas.
"Pembahasan rapat ini dirasa
perlu dilakukan supaya pembagian bangunan juga diperhatikan, serta kita
memiliki dasar kuat untuk membangun amal usaha kita demi kemajuan
Persyarikatan, terkhusus di Kedungwuni," pungkasnya.



Comments
Post a Comment